Lama tidak mengupdate blog ini, banyak sekali hal² yang sangat tidak bisa saya lupakan. Setelah akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk menikmati Pulau Dewata, saya mendapatkan banyak sekali kesempatan untuk menikmati kunjungan² ke daerah lain, ke Bandung, Semarang, dan Surabaya. Tetapi bukan hanya itu saja, dari kantor saya juga mendapatkan kesempatan mengunjungi Kuala Lumpur, Malaysia. Akhirnya, saya bisa ke luar negeri! Terima kasih “kipas merah”, sekarang saya sudah bisa merasakan asyiknya travelling, hehehe…
Saat ke Semarang adalah yang paling unik. Pada saat saya mendapatkan perintah dinas ke kota tersebut, saya langsung berpikiran, “Wah, ini kesempatan saya untuk mengunjungi kerabat dari Bapak (alm).” Saya sangat menantikan kesempatan ini karena memang kami sudah sangat lama tidak kembali ke sana, banyak keluarga dari Bapak yang Segera saya hubungi Ibu di rumah untuk memberitahukan hal ini. Ternyata, bukan hanya bahagia, tapi Ibu ingin ikut. Keinginan Ibu langsung saya sanggupi tanpa menghitung berapa biaya yang akan keluar dari kantung. Saya rasa kesempatan ini tidak bisa diukur dengan uang, ini adalah kesempatan dari Allah, tidak boleh disia-siakan! Akhirnya kami dapat bertemu dengan seluruh keluarga di sana.
Sama halnya dengan kunjungan saya ke Semarang, kunjungan saya ke Surabaya juga memberikan kesempatan untuk bertemu dengan keluarga dari Kakak (alm) kandung Ibu. Kali ini Ibu tidak ikut karena memang waktunya sangat terbatas, hanya 4 hari, tidak seperti pada waktu ke Semarang, yaitu 6 hari. Selain bertemu keluarga, saya juga mendapat kesempatan untuk berkunjung ke “Toko Oen” di Malang dan mencoba melewati Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura). Hm.. simpati yang mendalam untuk seluruh warga Porong, Sidoarjo yang tertimpa musibah lumpur.
“Selalu ada kali pertama untuk segala sesuatu“. Ungkapan ini sering saya dengar di lingkungan saya, dan kali ini saya mendapatkan kesempatan untuk pertama kalinya mengadakan perjalanan ke luar negeri, Negeri Jiran, Malaysia. Lima hari saya menyelesaikan urusan pekerjaan yang diselingi makan malam bersama teman-teman satu team yang berasal dari Malaysia, Filipina, Singapore, Thailand, Vietnam, Kamboja, Bangladesh, dan India. Setelah itu saya dan team diajak oleh manajemen di sana untuk mengunjungi Genting Island dan beberapa tempat lain yang menjadi tujuan-tujuan wisata kota Kuala Lumpur. Saya benar-benar menikmati tempat-tempat tersebut dan tidak habis-habisnya saya mengabadikannya dengan kamera digital yang saya beli di Kuala Lumpur.
Tidak pernah terbayang sebelumnya, hanya dalam waktu sekitar dua bulan saya mendapatkan kesempatan-kesempatan yang begitu indah. Oh, Tuhan… thank you very much!!!
Share

