Punya Tommy

2009/02/17 at 11:15 pm

Lagi.. lagi…

in: Life

Seperti biasa, hari ini berangkat ke kantor pukul 07.15.

Entah dari mana datangnya, setitik lumpur mendarat di bibir bagian bawah saya akibat tidak menutup helm matriks karena saya pikir belum terlalu berdebu. Lalu, di Curug Kalimalang, tiba² motor mengalami masalah yang belakangan ternyata bensin yang ada di dalam tangki telah menyumbat selang saluran bensin ke karburator. “Terima kasih untuk bro Herman”,  dari YJOC Timbek yang mau menyempatkan diri untuk berhenti dan membantu.

Tidak hanya berhenti di situ, setelah sampai di pelataran parkir kantor, saya tidak bisa mematikan mesin motor karena ternyata kunci motor sudah tidak pada tempatnya, pasti terjatuh di jalan! Yang saya sesalkan adalah kunci motor itu berada di satu dompet kecil bersama dengan kunci motor box, kunci rumah dan STNK…

Setelah kembali ke rumah untuk kunci cadangan dan surat BPKB, saya kembali menyusuri rute saya semula tapi yang saya cari tidak tertangkap pandangan saya. Akhirnya saya menyerah dan memutuskan untuk ke kantor polisi kalimalang untuk melaporkan kehilangan dan segera menuju SAMSAT Bekasi untuk membuat STNK baru.

Setelah mengisi beberapa formulir, ternyata waktunya tidak mencukupi untuk mengurus sampai selesainya STNK baru saya. Hari Sabtu ini adalah rencana saya untuk melanjutkan proses dan membayar semua yang disyaratkan oleh prosedur.

Saya melanjutkan perjalanan ke Kampung Melayu untuk mengurus surat rujuk periksa rutin untuk ibu dan melaju ke toko rohani terdekat untuk membeli Alkitab baru. Sebelum sampai ke tempat tujuan pertama, ibu menelpon dan berkata, “Tom, dompetmu ada yang nemu nih!”. Puji Tuhan! Masih lengkap dan dompetnya pun tidak mengalami kerusakan serius, jadi masih bisa dipakai.

Yang menemukan adalah seorang tukang ojeg yang bekerja di daerah Casablanca. “Terima kasih pak Atam”. Beliau sudah bersusah payah mencari alamat saya sampai ke Pondok Gede dan berputar² sebelum akhirnya menemukan alamat rumah saya. Beliau memang “menuntut imbalan”, tapi saya sama sekali tidak keberatan. Menurut saya, dia layak mendapatkan imbalan karena jerih payah dan niatnya. Sebelum dia menentukan untuk mengembalikan dompet yang ditemukannya di Casablanca, pasti dia juga menyadari apabila si pemilik adalah orang yang “tak punya”, pasti susah untuk mendapatkan imbalan, apalagi dalam jumlah besar! Ya, dia mengambil resiko tersebut dengan tetap berangkat untuk mencari alamat saya. Saya salut dengan Pak Atam, semoga selain imbalan dari saya, Bapak juga menerima upah dari Tuhan karena sudah membuat saya tidak perlu bersusah payah untuk membuat STNK baru (yang ternyata tidak mudah dan cukup berbelit²).

Di sisi lain… lagi² DIA memberikan berkat dengan cara yang unik!

Praise The Lord!

Share

 

RSS feed for comments on this post | TrackBack URI

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

  •  
  • ShoutBox

    Last Message 4 months ago
    • Tommy : Sabar....
    • Tommy : Sorry for now, hope soon you can register and post shoutings here :cool:
    • Tommy : Registration is temporary not available at the moment..
    • Tommy : 3... Reset Completed!
    • Tommy : 3...
    • Tommy : 2...
    • Tommy : 1....

    You must be a registered user to participate in this chat

  •  
  •  
  •