September 23rd, 2009 at 12:25 am
Hari ketiga setelah Lebaran 2009 (selamat ya untuk yg merayakan), saya mengunjungi keluarga di Cimanggis. Mbak Yus, orang tua dan ketiga putra-putrinya. Mbak Yus ini sudah menjadi single parent sejak tahun 2003 tapi saya sangat salut dengan semangat beliau untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Apapun yang bisa dikerjakan untuk menghasilkan uang (dengan halal tentunya), pasti ia jalani untuk bisa menghidupi keluarganya tanpa kenal lelah maupun mengeluh. Mulai dari meneruskan usaha warung kecil-kecilan, mengajar di sekolah dasar, hingga yang terakhir adalah membuat usaha kerajinan tangan.
Mungkin ada yang berminat, Mbak Yus menjual dan menerima pemesanan berbagai macam jahitan maupun rajutan baik satuan maupun secara partai. Mulai dari tempat handphone, selendang, pakaian Muslim sampai pakaian-pakaian yang trendi. Ingin tau seperti apa? Silakan disimak foto-foto berikut:
Share
August 30th, 2009 at 5:04 pm
Ingin komputer bebas dari virus?
Sudah beberapa tahun terakhir saya sering menemukan banyaknya virus yang menjangkiti komputer-komputer rekan maupun klien saya, terutama virus lokal. Sebut saja satu virus lokal yang sampai pertengahan tahun 2009 masih memiliki keturunan (“varian”) yang bermacam-macam jenis penularannya.
Banyak yang berpikir bahwa jika sudah memiliki program antivirus terinstall, berarti tidak akan terinfeksi virus. Ini adalah kesalahan terbesar yang sangat membahayakan komputer anda! Kenapa? Karena pada dasarnya antivirus itu ada karena munculnya virus! Antivirus bekerja dengan cara membandingkan “pattern” dari sebuah file dengan pattern virus-virus yang ada dalam databasenya, jika ada yang sama atau mirip, maka akan dilakukan tindakan yang diperlukan, baik mengkarantina maupun menghapus file yang bersangkutan.
Lalu bagaimana antivirus bisa menjaga dari virus baru? Jawabannya adalah Continue Reading »
Share
August 22nd, 2009 at 8:55 am
Lama tidak mengupdate blog ini, banyak sekali hal² yang sangat tidak bisa saya lupakan. Setelah akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk menikmati Pulau Dewata, saya mendapatkan banyak sekali kesempatan untuk menikmati kunjungan² ke daerah lain, ke Bandung, Semarang, dan Surabaya. Tetapi bukan hanya itu saja, dari kantor saya juga mendapatkan kesempatan mengunjungi Kuala Lumpur, Malaysia. Akhirnya, saya bisa ke luar negeri! Terima kasih “kipas merah”, sekarang saya sudah bisa merasakan asyiknya travelling, hehehe…
Saat ke Continue Reading »
Share
February 17th, 2009 at 11:15 pm
Seperti biasa, hari ini berangkat ke kantor pukul 07.15.
Entah dari mana datangnya, setitik lumpur mendarat di bibir bagian bawah saya akibat tidak menutup helm matriks karena saya pikir belum terlalu berdebu. Lalu, di Curug Kalimalang, tiba² motor mengalami masalah yang belakangan ternyata bensin yang ada di dalam tangki telah menyumbat selang saluran bensin ke karburator. “Terima kasih untuk bro Herman”, dari YJOC Timbek yang mau menyempatkan diri untuk berhenti dan membantu.
Tidak hanya berhenti di situ, setelah sampai di pelataran parkir kantor, saya Continue Reading »
Share
February 13th, 2009 at 10:08 pm
Dua hari yang lalu ibu mendadak sakit pada bagian perutnya karena (kemungkinan) salah makan. Diare dan disertai panas yg sangat tinggi pagi harinya. Tapi siangnya mulai membaik dan membaik. Keesokan harinya, walaupun kondisi ibu jauh lebih baik, kami memutuskan untuk tetap pergi ke dokter. Biasanya, ibu periksa rutin setiap hari senin atau rabu pertama tiap bulannya di RS Cikini. Tapi karena kali ini sempat cukup parah sakitnya, kami tetap ke dokter walaupun belum waktunya.
Karena penyakit maag ibu sudah cukup kronis, kami tidak berani untuk berganti dokter, dan mendapatkan dokter langganan (Prof. Markum) buka praktek hari ini di RS. MMC. Setelah mendaftarkan diri untuk pertama kalinya di rumah sakit ini, kami diberitahu bahwa biaya jasa pemeriksaannya adalah sebesar Rp.200rb. Ibu langsung berpikiran, “Wah, mahal juga yah, ongkos taksi pulang pegi bisa seratus ribu lebih, tambah biaya jasa dua ratus ribu, belum lagi biaya obat yang yang harus dibeli…”. Tapi saya bilang, “Demi kesehatan ibu, uang segitu bukan apa². Kesehatan lebih penting, Bu”.
Berangkat ke RS MMC dengan taksi burung biru, ongkos yang harus kami keluarkan adalah sebesar Rp.65rb, tapi saya bayarkan Rp.75rb. Ibu bertanya, “Berapa, Tom?”. “enam puluh lima ribu tapi saya bayar tujuh puluh lima ribu”, jawab saya. “Wah, lebih dong ya bayarnya?”. “Sudah sewajarnya koq, lagipula supirnya sopan dan bawaannya ‘halus’. Lagipula, kalau kita tidak pelit terhadap orang, Tuhan juga tidak akan pelit terhadap kita.” Ibu hanya tertawa kecil tanda mengiyakan.
Setelah ibu selesai diperiksa, ternyata yang harus dibayarkan adalah Rp.60rb saja! Lho? Ternyata pada biaya jasa pemeriksaan yang harusnya Rp.200rb menjadi Rp.0,- .. Gratis! Puji Tuhan! Ibu berkata, “Ternyata kamu memberi lebih Rp.10rb lalu mendapatkan bonus jasa pemeriksaan gratis alias diskon Rp.200rb. Puji Tuhan, Tom…”
Luar biasa benar cara Tuhan mengasihi anak²-Nya. Lagi² kami menerima berkat Tuhan dengan cara yang tidak terduga. Terima kasih Tuhan, terima kasih Prof.Markum.
Share